Mana yang menurutmu lebih menyakitkan, terjatuh saat
berjalan, atau terjatuh saat terbang?
Dahulu, rasanya begitu menyenangkan
Saat di mana air mataku adalah senjata untuk
mengabulkan setiap pintaku
Sampai saatnya semua itu berakhir, saat semua
keinginanku tinggal keinginan semata
Masa bahagia itu terasa begitu dekat, terlalu dekat
seakan aku bisa menyentuh dan mendapatkannya kembali
Layaknya melihat hal dari balik tembok kaca yang
begitu jernih, jelas namun tak mampu kugapai
Sekarang di sinilah aku, terpaku menatap sayap yang
telah patah, berharap dapat melihatnya terbang sekali lagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar